Rabu, 11 November 2015

MIMPI TANPA USAHA ITU SIA-SIA


Anak 90'an tau kan lirik lagu satu ini (anak 90'an yang cewek kali ya)

"Hal yang menyenangkan hati banyak sekali berkat kalau kita bermimpi
 Sekarang ganti baju agar menarik hati ayo kita mencari teman
 Jalan panjang menuju langit biru
 Tiba-tiba kulihat seorang anak yang menemukan harta karun di bawah sana alangkah senang dan hati gembira
Wangi angin padang rumput di sore hari sampaikan salam gembira"

Lirik lagu opening kartun anak Jepang Chibi Maruko Chan ini dulu tayang di salah satu stasiun televisi Indonesia, kalo ga salah kira-kira muncul di akhir tahun 90'an (lupa tepatnya tahun berapa) pokoknya aku masih duduk di Sekolah Dasar.
Ngomongin lagu lawasnya anak kecil jaman dulu ya walau pun ini hanya ost yang dialih bahasakan aku kepengen cerita sedikit.
Di salah satu baris lagu di atas ada yang bikin aku sadar tentang mimpi yang diidamkan. Mimpi yang hanya dengan memikirkannya saja bisa 'tersenyum'. Seperti ini liriknya:

"Hal yang menyenangkan hati banyak sekali berkat kalau kita bermimpi"

Ada kalanya, sebaris lirik lagu (bahkan  lagu anak-anak) mampu mengajarkan (aku) bahwa nilai mimpi itu amat menyenangkan.
Tidak akan pernah tau seperti apa kalau tidak pernah berani bermimpi.
Ada yang bilang ke aku kaya gini "Bermimpilah setinggi langit, kalaupun jatuh, kau masih jatuh di antara bintang-bintang"
Tapi apa daya teori mudah di wacanakan ga seperti realita. Kadang ya aku takut. Takut gagal.
Bahkan Albert Einstein bilang begini "Siapapun yang belum pernah melakukan kesalahan, tidak pernah mencoba sesuatu yang baru"

Kesalahan itu wajar berarti. Toh selama aku mau mencoba ga ada salahnya kan?
Bagaiman dengan kalian? Sependapat atau tidak?
Itu semua adalah pilihan kita masing-masing. Sebab, mimpi membutuhkan usaha agar tidak jadi sia-sia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar